Anda di sini


APAKAH ANDA SIAP
UNTUK MASA DEPAN?

Pelajari tentang low vision terjadi, bagaimana
menanganinnya, apa penyebabnya dan apa
ayng dapat membantu mereka dengan low
vision hari ke hari.

LOW VISION DAPAT BERDAMPAK PADA SIAPA
SAJA, ORANG MUDA MAUPUN TUA

Low Vision adalah istilah lain dari kerusakan penglihatan. Low vision dapat terjadi pada usia berapa pun, namun biasanya kebanyakan terjadi pada usia yang lebih tua karena kondisi mata sudah mulai berdegenerasi. Low vision diklasifikasikan sebagai penurunan secara signifikan dalam kemampuan penglihatan atau pengurangan lapang pandang dalam penglihatan, yang secara besar berdampak dan membatasi kegiatan sehari-hari.

Gejala low vision, kehilangan penglihatan sentral – hasil dari titik buta di salah satu sentral lapang penglihatan , menyebabkan berbagai kesulitan kegiatan dari hari ke hari seperti membaca, menulis, mengenali warna, mengenali wajah dan melengkapi pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.

Pengurangan pada penglihatan periperal – juga dikenal sebagai 'jalur penglihatan' , hal ini membuat lapang pandang menyempit, pencegahan dari hal ini agar seolah-olah melihat dari bagian samping (begitu namanya). Sebagai hasilnya , penderita akan kesulitan bergerak tanpa sering menabrak benda-benda.

Penglihatan buram – objek terlihat diluar fokus dan / atau buram pada jarak tertentu.

Rabun senja – kesulitan melihat dalam keadaan kurang pencahayaan atau malam hari

Sensitiv terhadap sinar terang & silau – kesulitan penyesuaian / melihat dalam lingkungan cahaya terang.

Penyebab low vision: Makula degenerasi - AMD berdampak pada bagian sentral retina disebut makula. Pada saat meninggalkan bagian periperal atau penglihatan lateral utuh, kehilangan bagian sentral yang parah berdampak pada kemampuan untuk membaca , menulis dan mengenali detail (seperti wajah). Penyebab pastinya AMD hanyalah pengertian secara parsial dan kondisi sangat berhubungan dengan usia , bagaimanpun , ada resiko yang lebih tinggi terjadinya AMD adalah kondisi herediter atau jika anda seorang perokok.

Retinitis pigmentosa (RP)

Tanda awal dari kondisi ini adalah penurunan secara progresif pada penglihatan periper sebagaimana kesulitan dengan penglihatan malam hari. Gejala selanjutnya dapat berdampak dalam membaca, penglihatan warna dan penglihatan sentral, hasilnya adalah low vision. RP adalah hasil dari salah satu atau dua 'kegagaln gen' dan dapat diturunkan.
 

Katarak

Katarak adalah dimana bentuk berawan dan bagian kebiruan pada lensa mata. Penglihatan menjadi bertambah buram atau berkabut/berawan, ini menjadi sulit ketika melihat di malam hari, dan anda merasakan sensitif terhadap sinar yang terang. Penglihatan juga akan menjadi kuning atau kecoklatan , dan kemungkinan akan terjadi penglihatan ganda atau efek halo. Perawatan mata yang baik dapat membantu mencegah terjadinya katarak,walaupun banyak faktor resiko untuk diperhatikan : merokok, paparan sinar UV yang berkepanjangan, minum alkohol secara rutin, diabetes , riwayat keluarga akan katarak dan pengobatan kortikosteroid.

Glukoma

Glukoma dapat mengubah lapang pandang penglihatan , umumnya terjadi pada bagian periperal dan penglihatan lateral. Glukoma adalah tekanan pada bola mata yang dapat merusak syaraf optik. Pemeriksaan mata rutin dapat membantu mendiagnosa glukoma secepat mungkin tidak ada gejala awal.

Diabetes retinophaty

Berdampak dari penderita diabetes, penyakit mata degeneratif ini terjadi ketika kadar gula meningkat merusak sel pada mata bagian belakang, pencegahan pembuluh darah dari asupan retina dengan nutrisi dan oksigen. Terkadang , gejala terjadi ketika penglihatan telah terpengaruh, yang menjadi permanen pada tahap ini, jadi penting untuk memonitor secara rutin tingkat gula darah dan melakukan pemeriksaan awal diabetes secara rutin.

Alat bantu penglihatan

Untungnya , tidak membutuhkan alat bantu dengan kegiatan yang bersifat bergerak, seperti mengetahui adanya halangan atau penambahan jarak / kedalaman persepsi. Bagaimanpun, banyak alat bantu yang dapat digunakan untuk membaca atau pekerjaan jarak dekat:

Pembesaran / lensa filter  – dalam bentuk tangan tanpa visual tambahan sehingga pemakai dapat dibawanya untuk kegiatan sehari-hari.

Pencahayaan khusus  – hal ini dapat membantu meningkatkan kontras untuk menyediakan pengertian yang lebih baik / lingkungan penglihatn.

Pembesaran atau perluasan  – ada banyak jenis pembesaran - yang dipegang - iluminasi berdiri - bentuk datar - bentuk saku dan elektronik (yang digunakan dalam proyektor ke dalam layar TV atau monitor yang dapat disesuaikan kontras, perluasan atau warna).

Low vision sering disatukan dengan kondisi hereditas atau degenerasi usia.Bagimanapun, ini dapat berdampak pada siapa saja dan sangatlah baik menyadari akan penyakit mata dan gejala nya sehingga anda mengetahui kapan harus menemui optisi anda , apakah untuk diri anda atau untuk orang yang anda sayangi.

 

TEMUKAN SEORANG AHLI
PERAWATAN MATA

Hubungi optician atau optometrist terdekat Anda.