7 everyday things that put your vision at risk

News Title

7 Kebiasaan ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan

 

Banyak orang tidak mengetahui bahwa kebiasaan mereka dapat membahayakan penglihatan mereka

Anda sering mengecek handphone anda, baik dalam hal pekerjaan atau bermain. Seringkali kita melakukannya tanpa melindungi mata kita dari sinar biru yang berbahaya.

Mendaki gunung atau bermain di pantai adalah kegiatan yang dapat dinikmati semua orang, tapi jangan lupa untuk membawa kacamata hitam anda. Apabila mata anda tidak dilindungi mulai dari sekarang maka dapat menyebabkan ganguan penglihatan di masa tua.

Beberapa kebiasaan umum lainnya dapat menyebabkan kondisi mata yang serius, termasuk kanker dan kebutaan.

7 kebiasaan yang dapat membahayakan penglihatan anda.

Apakah Anda melakukan salah satu dari tujuh kebiasaan yang dapat membahayakan penglihatan Anda?

1. Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar digital.

Seseorang  melihat layar digital dengan pantulan sinar biru
 

Waktu yang kita habiskan di depan layar digital meningkat secara signifikan di seluruh dunia. Faktanya, sebuah studi baru menemukan bahwa rata-rata waktu yang dihabiskan di depan layar untuk di seluruh dunia adalah 6 jam dan 42 menit per orang, sedangkan orang-orang di beberapa negara menghabiskan sebanyak 10 jam per hari.

Filipina menjadi yang terbesar dalam menghabiskan waktu di depan layar (sekitar 10 jam). Brasil, Thailand dan Kolombia semuanya termasuk dalam lima besar, 9 jam atau lebih per hari.

Negara yang menghabiskan waktu paling sedikit? Itu adalah Jepang, dengan 3 jam dan 45 menit per hari.

Bagaimana hal ini mempengaruhi penglihatan Anda? Semakin banyak waktu yang dihabiskan di depan layar digital dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya peningkatan ketegangan mata digital.

Gejala ketegangan mata termasuk mata kering atau iritasi, blurred visionblurred visionpenglihatan buram, nyeri leher dan bahu, sakit kepala dan sulit tidur.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi waktu di depan layar digital? Mulai dengan membatasi waktu ketika menggunakan layar digital. Agar tidur lebih nyenyak, hindari penggunaan perangkat digital sebelum tidur.

Cara lain adalah dengan menggunakan kacamata anti sinar biru - lensa khusus yang dapat mengurangi sinar biru berbahaya, yang dapat menggangu pola tidur dan menyebabkan kelelahan mata.

 

2. Menggosok mata Anda

Anak kecil menggosok matanya
 

Bisakah Anda menghitung berapa kali Anda telah menggosok mata anda hari ini? Menggosok mata Anda dapat menyebabkan masalah serius seperti kornea yang tergores dan juga dapat menyebabkan penglihatan yang ada menjadi tidak baik.

Menggosok mata Anda juga dapat memindahkan bakteri dan kuman dari tangan anda setelah membuka pintu atau meminjam telepon teman. Salah satu contoh: Mentransfer bakteri dari tangan Anda ke mata Anda dapat menyebabkan konjungtivitis (mata merah muda).

Ketika Anda merasa ada sesuatu (bulu mata atau debu) yang mungkin menempel di mata Anda, jangan menggosok mata Anda. Bilas mata dengan air garam atau air biasa adalah cara yang lebih aman untuk menghilangkan kotoran di dalam mata.

 

3. Perawatan lensa kontak yang tidak benar

Seseorang dengan mata merah karena menggunakan lensa kontak terlalu lama
 

Merawat lensa kontak dengan benar sangatlah penting untuk kesehatan mata Anda, tetapi beberapa kebiasaan buruk seperti tidur menggunakan lensa kontak, membersihkannya secara tidak benar dan menggunakannya pada saat mandi atau berenang dapat menyebabkan iritasi atau infeksi mata.

Misalnya, tidur menggunakan lensa kontak dapat menyebabkan peradangan pada mata, penglihatan buram, ber bertambahnya sensitivitas pada cahaya dan sindrom mata kering. DIrekomendasikan untuk melepas lensa kontak ketika sedang beristirahat -- bahkan lensa kontak yang telah dirancang untuk bisa digunakan saat tidur.

Penelitian demi penelitian menemukan bahwa pengguna lensa kontak tidak mengikuti langkah dalam merawat lensa kontak mereka. Sebuah penelitian pada tahun 2015 tentang pengguna lensa kontak di Arab Saudi menemukan bahwa 27,1% tidak mencuci tangan atau mencuci tangan dengan tidak bersih ketika sedang menangani lensa kontak mereka, 35,7% wadah lensa kontak dianggap tidak bersih - dan 1,6% memiliki wadah lensa kontak yang sangat tidak bersih.

Selain itu, satu dari lima peserta studi ini tidak mengganti lensa kontak mereka secara tidak teratur, dan sebanyak dua pertiga melaporkan bahwa mereka mengalami efek samping dan komplikasi dari penggunaan lensa kontak yang memerlukan perhatian medis.

Penting untuk mengetahui risiko dalam penyalahgunaan lensa kontak dan memperhatikan saran dan arahan dari ahli mata.

 

4. Tidak menggunakan kacamata hitam

Seseorang yang berada di bawah matahari menggunakan topi tetapi tanpa kacamata hitam
 

Ketika Anda sedang beraktifitas di bawah sinar matahari, melindungi mata Anda dari sinar ultraviolet (UV) sangatlah penting. Kacamata hitam adalah bentuk perlindungan dan kenyamanan terbaik terhadap sinar matahari yang cerah.

Menghabiskan sehari di bawah sinar matahari tanpa perlindungan, bahkan dengan paparan yang sebentar, dapat menyebabkan kondisi seperti fotokeratitis, atau "mata yang terbakar." Meskipun fotokeratitis bersifat sementara, hal itu sangat menyakitkan.

Kerusakan akibat sinar UV juga dapat menyebabkan kondisi yang bersifat jangka panjang, seperti katarak, dan bahkan kanker mata (walaupun jarang), kelopak mata atau kulit di sekitar mata.

Saat memilih kacamata hitam, penting untuk menentukan kacamata yang memberikan perlindungan 99% hingga 100% dari sinar UV. Carilah tingkat perlindungan UV ini pada kacamata hitam resep maupun non-resep.

 

5. Terlalu sering menggunakan obat tetes mata

Seseorang menggunakan obat tetes mata
 

Menggunakan obat tetes mata dapat menyembuhkan mata yang gatal, kering, berair atau merah. Namun, menggunakannya secara berlebihan berpotensi menyebabkan lebih banyak masalah bagi mata Anda.

Menggunakan obat tetes mata terlalu sering dapat menyebabkan ketergantungan - dan kelenjar menjadi tersumbat, hal ini menyebabkan ketidaknyamanan. Tetes mata dengan pelumas dapat menghilangkan air mata alami jika terlalu sering digunakan.

Obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati mata merah, dapat menyebabkan aliran darah ke mata berkurang. Hal ini dapat mencegah nutrisi penting dan oksigen mencapai mata Anda. Pada saat pembuluh darah menyalurkan oksigen ke mata, pembuluh darah menjadi membesar sehingga menyebabkan mata yang lebih merah.

Obat tetes mata alergi dapat menjadi solusi yang baik untuk pemulihan yang cepat tetapi bukan sebagai perbaikan permanen. Mengetahui penyebab utama alergi lebih baik bagi mata dan kesehatan Anda secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Jika menggunakan obat tetes mata menyebabkan kondisi mata Anda memburuk, berhentilah menggunakan obat tetes mata dan konsultasikan dengan dokter mata, agar dapat memberikan solusi terbaik untuk Anda.

 

6. Merokok

Seseorang yang sedang merokok
 

Salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan mata Anda adalah merokok, terutama jika anda melakukannya setiap hari. Selain dapat merusak paru-paru, merokok juga bisa menjadi penyebab kondisi mata yang dapat menyebabkan kebutaan.

Beberapa risiko penglihatan terbesar bagi perokok adalah katarak dan makula degenerasi.

Katarak berkembang secara perlahan, menyebabkan penglihatan menjadi buram. Katarak juga memburuk dari waktu ke waktu hingga akhirnya menyebabkan hilangnya penglihatan jika tidak dilakukan pembedahan

Pusat penglihatan, yang membantu Anda mengenali wajah, dapat terpengaruh oleh makula degenerasi. Pusat penglihatan sangatlah penting untuk aktifitas seperti mengemudi dan membaca, serta untuk melihat orang dan benda dengan jelas.

Riset terbaru menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan glaukoma, suatu kondisi yang meningkatkan tekanan pada mata dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada penglihatan.

Merokok dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan dan penglihatan, tetapi Anda dapat melindungi diri dari kondisi khusus ini dengan satu langkah: menghentikan kebiasaan merokok Anda.

 

7. Tidak melakukan pemeriksaan mata yang rutin

Seseorang melakukan pemeriksaan mata
 

Pemeriksaan mata secara rutin merupakan hal yang penting karena pemeriksaan mata yang rutin dapat meningkatkan kesehatan penglihatan Anda dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Penglihatan berubah seiring dengan bertambahnya usia dan juga dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan yang lain. Pemeriksaan mata sangatlah penting karena hal ini dapat menemukan kondisi mata yang belum memiliki gejala dan juga dapat mengatasi masalah yang lebih besar pada kesehatan mata anda.

Para ahli merekomendasikan agar memeriksakan mata anda sekali setiap beberapa tahun (lebih sering seiring dengan bertambahnya usia) untuk menjaga keselamatan dan kesehatan mata Anda, dan untuk membantu mencegah masalah jangka panjang seperti kehilangan penglihatan.

 

APAKAH SUDAH WAKTUNYA UNTUK PEMERIKSAAN MATA? Temukan optik di dekat anda dan lakukan pemeriksaan mata sekarang!

 

ARTIKEL TERKAIT: