SOLUSI UNTUK MATA YANG SENSITIF TERHADAP CAHAYA

Cahaya dibutuhkan oleh mata untuk menciptakan penglihatan yang sempurna. Namun, bagi beberapa orang yang sensitif terhadap cahaya, ini justru membuat mata terasa tidak nyaman sehingga dibutuhkan alat bantu seperti kacamata.

Mata akan mengalami kesulitan untuk melihat apabila tidak mendapat cukup cahaya. Contohnya, penglihatan di malam hari tidak akan sejelas penglihatan di siang hari.

Mata Terasa Sakit Saat Melihat Cahaya

Pada sebagian orang, cahaya pada siang hari justru terasa mengganggu. Orang dengan mata yang sensitif akan merasa tidak nyaman bahkan sakit ketika mata melihat cahaya terang.

Tentu saja ini sangat merepotkan dan tidak dapat disepelekan, apalagi untuk kita yang tinggal di daerah tropis. Sepanjang hari, mata bisa terasa tidak nyaman karena terpapar sinar matahari.

Jika Anda merasakan gangguan tersebut, maka bisa jadi Anda mengalami fotofobia, yang merupakan kondisi ketidakmampuan mata dalam menoleransi cahaya sehingga memicu rasa tidak nyaman.

 

 Transitions Signature - Solusi untuk Mata Sensitif Terhadap Cahaya

 

 

Apa itu Fotofobia

Fotofobia adalah ketidakmampuan mata dalam menoleransi cahaya yang memicu mata terasa tidak nyaman.

Hal tersebut berakibat sensitivitas mata terhadap cahaya menjadi tinggi. Sehingga menyebabkan mata terasa perih ketika ada sinar matahari atau cahaya lampu yang terang.

Bahkan, dalam kondisi ekstrim, cahaya redup dapat memicu ketidaknyamanan pada mata.

Akan tetapi, fotofobia bukanlah sebuah penyakit. Ini merupakan gejala dari beberapa kondisi seperti infeksi atau inflamasi mata hingga sakit kepala atau migrain.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Fotofobia

Apa Penyebab Fotofobia?

Umumnya, ada beberapa kondisi mata yang bisa memicunya.

Pigmen Mata yang Lebih Terang

Pertama adalah warna mata yang lebih terang. Pigmen yang lebih sedikit di mata membuat mata lebih terang. Hal ini membuat mata lebih sensitif terhadap cahaya.

Konjungtivitis

Konjungtivitis atau mata merah adalah inflamasi pada bagian putih mata yang tipis. Terkadang gangguan ini dapat membuat sensitivitas mata terhadap cahaya meningkat.

Baca juga: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasi Mata Merah (Konjungtivitis)

Abrasi Kornea

Abrasi kornea atau kerusakan pada lapisan permukaan kornea dapat pula menyebabkan fotofobia.

Gangguan ini merupakan kerusakan ringan akibat beberapa hal seperti keberadaan kotoran atau pasir di dalam mata.

Ablasi Retina

Kondisi mata terakhir yang bisa memicu fotofobia adalah ablasiretina terlepas. Jika terlepas dari jaringan yang menyangganya, retina tidak akan berfungsi dengan baik.

Akibatnya jumlah cahaya yang masuk ke mata sulit dikontrol.

 

Bagaimana Cara Mengatasi Mata yang Sensitif terhadap Cahaya?

Untuk dapat mengatasi atau mengobati mata yang sensitif terhadap cahaya, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan, seperti:

  1. Hindari penggunaan lensa kontak karena dapat menyebabkan mata terasa perih dan semakin tidak nyaman

  2. Jangan menggunakan make up di sekitar area mata untuk mengurangi risiko terjadi iritasi pada mata

  3. Menggunakan obat tetes mata yang sudah terdaftar resmi pada institusi kesehatan/badan POM

  4. Hindari paparan sinar matahari yang terang saat berada di luar ruangan

  5. Hindari penggunaan gadget dengan waktu yang berlebihan

Mata yang sensitif terhadap cahaya dengan kondisi yang ringan mungkin masih bisa diobati dengan beberapa tips terbaik di atas.

Namun, jika tak kunjung membaik, segera hubungi dokter untuk perawatan yang tepat.

Selain itu cara terbaik sebagai solusi mengatasi mata yang sensitif dengan mengenakan kacamata yang mampu menahan sinar ultraviolet seperti lensa Crizal Transitions Signature.

 

Crizal Transitions Signature: Solusi Terbaik Mengatasi Mata yang Sensitif Terhadap Cahaya

Solusi terbaik untuk mengatasi mata yang sensitif terhadap cahaya adalah mengenakan kacamata yang dilengkapi oleh lensa yang mampu mengurangi rasa silau.

Pilihlah lensa yang mampu menahan sinar ultraviolet (UV) hingga 100 persen.

Selain itu, Anda diharapkan untuk selalu menggunakan kacamata terutama ketika berada di luar ruangan untuk melindungi mata yang sensitif terhadap cahaya.

Pastikan pula untuk memilih lensa kacamata yang berkualitas. Contohnya adalah lensa Crizal Transitions Signature.

Lensa Essilor ini memiliki segala fitur yang dibutuhkan untuk menjadi solusi bagi mata yang sensitif terhadap cahaya.

 

 Transitions Gen 8, Lensa untuk Mata yang Sensitif terhadap Cahaya

 

Essilor membekali lensa Crizal Transitions Signature dengan jenis lensa Transitions yang mampu berubah warna menyesuaikan teriknya cahaya.

Lensa ini juga menerapkan Teknologi Chromea7™ yang membuatnya menjadi lebih responsif dalam berbagai jenis kondisi pencahayaan.

Dipadu dengan perlindungan sinar UV 100 persen, lensa Crizal Transitions Signature mampu menjadi solusi pasti bagi mata yang sensitif terhadap cahaya.

 

ARTIKEL TERKAIT 

 

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Lensa Crizal Transitions, perlindungan penglihatan terbaik untuk mata sensitif terhadap cahaya

Lensa Eyezen dirancang untuk hidup digital Anda

Crizal Sapphire UV, solusi penglihatan tajam tanpa refleksi